37,4 Persen ASN Bekasi WFA, Pemkot Pastikan Layanan Publik Tetap Optimal Pasca Lebaran

Soroti Kinerja Lurah dan Camat Kota Bekasi, Tri Adhianto: Kerja Nyata, Bukan Sekadar Pencitraan

MATA SULSEL, KOTA BEKASI – Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menyoroti kinerja lurah dan camat se-Kota Bekasi yang dinilai belum maksimal dalam menjalankan program pemerintah daerah. Ia menegaskan, aparatur wilayah diminta bekerja nyata dan tidak hanya mengedepankan pencitraan.

Penegasan tersebut disampaikan Tri saat memimpin apel pagi di Plaza Patriot, Senin (20/4/2026). Ia meminta seluruh lurah dan camat meningkatkan kepedulian terhadap program prioritas, khususnya pendataan ulang penerima bantuan sosial.

“Bukan termotivasi kita ingin yang terbaik, tapi minimal lurah yang lain bisa, camat lain bisa. Kenapa yang lain bisa? Bukan sekadar pencitraan, bukan sekadar ABS (Asal Bapak Senang),” tegasnya.

Tri menilai, masih ada lurah dan camat yang belum menunjukkan kepedulian terhadap program pendataan ulang BPJS Penerima Bantuan Iuran (PBI). Padahal, pendataan tersebut penting untuk memastikan bantuan tepat sasaran.

“Lurah, camat yang hari ini masih tidak aware terkait program pendataan ulang BPJS PBI,” katanya.

Ia mengungkapkan, hingga saat ini masih terdapat sekitar 125.000 data BPJS PBI yang dinonaktifkan. Kondisi tersebut dinilai membutuhkan verifikasi lapangan agar masyarakat yang berhak dapat kembali menerima bantuan.

“Kondisi riil kita masih membutuhkan. Perlu cek fisik di lapangan, datanya sudah ada tinggal didatangi, dimasukkan ke sistem, tapi kerjanya masih nol sekian persen,” ujarnya.

Tri menekankan, lurah dan camat memiliki peran strategis dalam memastikan validasi data berjalan cepat dan akurat.

Ia meminta jajaran wilayah turun langsung ke lapangan untuk melakukan pengecekan kondisi warga yang membutuhkan.

Menurutnya, validasi data yang akurat akan berdampak langsung pada efektivitas penyaluran bantuan sosial serta memastikan masyarakat yang berhak tidak terlewat.

Pemerintah Kota Bekasi, lanjut Tri, akan terus melakukan evaluasi terhadap kinerja aparatur wilayah.

Ia berharap seluruh lurah dan camat dapat meningkatkan koordinasi, mempercepat pendataan, serta memastikan program pemerintah berjalan optimal di lapangan. (Dirham)


Diterbitkan

dalam

oleh

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *